PDA

View Full Version : Mengenal Jenis-jenis Asuransi Tradisional



fatoni94
10-28-2013, 10:42 AM
Seperti yang kita ketahui bersama asuransi adalah salah satu bentuk manajemen keuangan maupun sebagai bentuk investasi.
oke, langsung kita bahas mengenai asuransi jiwa, jenis asuransi terbagi menjadi dua jenis besar, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi menjadi tiga jenis. Asuransi termlife (berjangka), whole life (seumur hidup), dan endowment (dwiguna)

Asuransi termlife (berjangka)

Asuransi berjangka hanya memberikan proteksi dalam jangka waktu tertentu saja. Proteksinya bisa sesingkat naik pesawat dari Jakarta ke Semarang selama kurang dari dua jam atau selama 20 tahun. Ciri khasnya, ada batas waktu proteksi asuransi. Selain itu, jika tidak terjadi risiko, uang asuransi tidak dikembalikan atau hangus.

Asuransi jenis ini memiliki premi paling murah di antara asuransi lainnya. Uang pertanggungannya pun bisa besar, mencapai miliaran dengan premi yang tidak terlalu menguras isi kantong. Asuransi jenis term life tidak memiliki nilai tunai. Jika pada masa berakhirnya kontrak asuransi si tertanggung masih sehat walafiat, kontrak berakhir dan tidak ada uang yang diberikan kepada tertanggung.

Banyak orang yang tidak menyukai produk ini karena tidak ada uang yang dikembalikan ketika masa kontrak berakhir dan nasabah sehat wal afiat. Aneh memang, ada orang yang tidak bersyukur karena telah dikaruniai kesehatan dan umur panjang. Sebenarnya asuransi jenis term life ini bisa dianalogikan dengan menyewa seorang petugas satpam selama satu malam untuk menjaga rumah dengan harta benda berlimpah. Jika tidak terjadi kemalingan pada malam itu, apakah kita dapat menarik kembali gaji si petugas satpam pagi hari berikutnya? Bukankah kita harus bersyukur karena rumah kita aman?

Karena uang pertanggungan yang besar, untuk membeli premi asuransi jenis ini pun tidak terlalu mudah. Sebagian besar perusahaan asuransi yang menjual asuransi jenis ini mewajibkan nasabahnya menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum membeli polis dengan pertangungan misalnya sebesar Rp 2 miliar.

Jika tidak lolos pemeriksaan, nasabah tidak diperkenankan membeli asuransi jenis ini. Atau mungkin saja uang pertanggungan diturunkan menjadi lebih kecil.

Premi asuransi ini jauh lebih kecil ketimbang premi yang harus dibayarkan jika membeli produk unit link. Banyak perencana keuangan yang menyarankan jika membeli produk asuransi jenis ini sebaiknya dibarengi dengan membeli reksa dana. Pasalnya, ketika masa asuransi berakhir dan tertanggung sehat tidak ada uang pertanggungan yang diberikan.

Sehingga jika dikombinasikan dengan reksa dana, pada saat berakhirnya pertanggungan dana pengembangan investasi dari reksa dana sudah cukup banyak.

Satu hal yang diperlukan adalah kedisiplinan setiap bulan untuk menabung di reksa adna setiap bulannya agar mendapatkan manfaat dan hasil maksimal.

Asuransi whole life (seumur hidup)

Asuransi ini mengandung nilai tabungan. Masa proteksinya pun lebih panjang, hingga mencapai 99 tahun. Asuransi ini disebut sebagai penyempurnaan asuransi term life yang tidak memiliki nilai tunai. Anda tentu ingat bahwa jika tidak terjadi risiko meninggal, pada masa akhir kontrak asuransi berjangka si nasabah tidak mendapatkan apa-apa ?

Nah, untuk memuaskan nasabah yang berkeluh mengenai asuransi berjangka, pada asuransi whole life, ketika kontrak berakhir dan tertanggung masih sehat walafiat, ada nilai tunai yang diberikan. Risikonya, premi yang dibayarkan lebih mahal karena risiko klaim pasti terjadi. Jarang ada orang yang sehat sampai usia 99 tahun kan? Di Indonesia, angka harapan hidup laki-laki 65 tahun dan perempuan 70 tahun.

Nilai tunai polis whole life dapat dijadikan agunan pinjaman dan ada bonus dividen dari perusahaan bagi pemegang polis whole life. Selain itu, jika tidak dapat membayar preminya, pemegang polis dapat mengambil dana dari nilai tunai ini. Fitur ini tidak ada pada jenis asuransi term life.

Pertanyaan selanjutnya, berapa uang yang akan saya dapatkan ketika masa asuransi berakhir kelak? Biasanya para agen asuransi memberikan ilustrasi pada usia sekian puluh tahun akan keluar dana sekian ratus juta. Sekali lagi, jangan silau oleh ilustrasi yang menayangkan angka berjuta-juta. Angka itu terlihat besar pada saat ini, sementara inflasi terus menggerus nilai uang dan pada saatnya kelak, beberapa puluh tahun dari sekarang, dana sebesar itu sebenarnya tidak terlalu besar.

Penyebabnya, dana itu hanya dikembangkan dengan imbal hasil sebesar 4 persen saja per tahun. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga di pasaran. Imbal hasil sebesar itu masih belum dipotong biaya dan pajak.

Di sisi lain, laju inflasi riil mencapai 12 persen. Sehingga nilai tunai asuransi whole life akan tergerus inflasi dan nilainya tidak sebesar ketika ilustrasi disodorkan kepada para calon nasabah. Bisa jadi, ketika polis jatuh tempo, nilai tunai ini menjadi sangat kecil sekali.

Biaya premi yang harus dibayarkan untuk mendapatkan pertanggungan sebesar Rp 1 miliar misalnya, akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan biaya premi yang harus dibayarkan jika Anda membeli asuransi berjangka. Bagaimana perbedaannya, dapat dilihat pada tulisan mengenai perhitungan premi asuransi.

Asuransi endowment (dwiguna)

Jenis ini bersifat seperti asuransi berjangka juga sebagai tabungan.

Produk ini amat populer sebelum muncul produk unit link. Bentuk asuransi endowment beragam. Selain memiliki nilai tunai, ada juga dana yang dikeluarkan secara berjangka sebelum masa kontrak asuransi berakhir. Dana ini keluar secara berkala misalnya 3 tahun sekali atau 5 tahun sekali. Misalnya seperti asuransi pendidikan yang mengeluarkan dana ketika si anak berusia 5 tahun untuk biaya masuk TK, 7 tahun untuk biaya masuk SD dan seterusnya.

Sayangnya, premi asuransi endowment ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan premi asuransi berjangka maupun whole life.

Belakangan, pamor asuransi jenis endowment ini memudar seiring dengan munculnya produk-produk unitlink. Selain itu karena royal memberikan bonus, biaya asuransi endowment justru memberatkan perusahaan asuransi.

SUdahkah anda dan keluarga mengukuti asuransi?

Sumber : Kompas (http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/27/11424952/Apa.Saja.Jenis-jenis.Asuransi.Jiwa.3)
Edited by Me

KP Bonus 50$ Periode 3

jalerse
12-29-2013, 11:11 AM
Seperti yang kita ketahui bersama asuransi adalah salah satu bentuk manajemen keuangan maupun sebagai bentuk investasi.
oke, langsung kita bahas mengenai asuransi jiwa, jenis asuransi terbagi menjadi dua jenis besar, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi menjadi tiga jenis. Asuransi termlife (berjangka), whole life (seumur hidup), dan endowment (dwiguna)

Asuransi termlife (berjangka)

Asuransi berjangka hanya memberikan proteksi dalam jangka waktu tertentu saja. Proteksinya bisa sesingkat naik pesawat dari Jakarta ke Semarang selama kurang dari dua jam atau selama 20 tahun. Ciri khasnya, ada batas waktu proteksi asuransi. Selain itu, jika tidak terjadi risiko, uang asuransi tidak dikembalikan atau hangus.

Asuransi jenis ini memiliki premi paling murah di antara asuransi lainnya. Uang pertanggungannya pun bisa besar, mencapai miliaran dengan premi yang tidak terlalu menguras isi kantong. Asuransi jenis term life tidak memiliki nilai tunai. Jika pada masa berakhirnya kontrak asuransi si tertanggung masih sehat walafiat, kontrak berakhir dan tidak ada uang yang diberikan kepada tertanggung.

Banyak orang yang tidak menyukai produk ini karena tidak ada uang yang dikembalikan ketika masa kontrak berakhir dan nasabah sehat wal afiat. Aneh memang, ada orang yang tidak bersyukur karena telah dikaruniai kesehatan dan umur panjang. Sebenarnya asuransi jenis term life ini bisa dianalogikan dengan menyewa seorang petugas satpam selama satu malam untuk menjaga rumah dengan harta benda berlimpah. Jika tidak terjadi kemalingan pada malam itu, apakah kita dapat menarik kembali gaji si petugas satpam pagi hari berikutnya? Bukankah kita harus bersyukur karena rumah kita aman?

Karena uang pertanggungan yang besar, untuk membeli premi asuransi jenis ini pun tidak terlalu mudah. Sebagian besar perusahaan asuransi yang menjual asuransi jenis ini mewajibkan nasabahnya menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum membeli polis dengan pertangungan misalnya sebesar Rp 2 miliar.

Jika tidak lolos pemeriksaan, nasabah tidak diperkenankan membeli asuransi jenis ini. Atau mungkin saja uang pertanggungan diturunkan menjadi lebih kecil.

Premi asuransi ini jauh lebih kecil ketimbang premi yang harus dibayarkan jika membeli produk unit link. Banyak perencana keuangan yang menyarankan jika membeli produk asuransi jenis ini sebaiknya dibarengi dengan membeli reksa dana. Pasalnya, ketika masa asuransi berakhir dan tertanggung sehat tidak ada uang pertanggungan yang diberikan.

Sehingga jika dikombinasikan dengan reksa dana, pada saat berakhirnya pertanggungan dana pengembangan investasi dari reksa dana sudah cukup banyak.

Satu hal yang diperlukan adalah kedisiplinan setiap bulan untuk menabung di reksa adna setiap bulannya agar mendapatkan manfaat dan hasil maksimal.

Asuransi whole life (seumur hidup)

Asuransi ini mengandung nilai tabungan. Masa proteksinya pun lebih panjang, hingga mencapai 99 tahun. Asuransi ini disebut sebagai penyempurnaan asuransi term life yang tidak memiliki nilai tunai. Anda tentu ingat bahwa jika tidak terjadi risiko meninggal, pada masa akhir kontrak asuransi berjangka si nasabah tidak mendapatkan apa-apa ?

Nah, untuk memuaskan nasabah yang berkeluh mengenai asuransi berjangka, pada asuransi whole life, ketika kontrak berakhir dan tertanggung masih sehat walafiat, ada nilai tunai yang diberikan. Risikonya, premi yang dibayarkan lebih mahal karena risiko klaim pasti terjadi. Jarang ada orang yang sehat sampai usia 99 tahun kan? Di Indonesia, angka harapan hidup laki-laki 65 tahun dan perempuan 70 tahun.

Nilai tunai polis whole life dapat dijadikan agunan pinjaman dan ada bonus dividen dari perusahaan bagi pemegang polis whole life. Selain itu, jika tidak dapat membayar preminya, pemegang polis dapat mengambil dana dari nilai tunai ini. Fitur ini tidak ada pada jenis asuransi term life.

Pertanyaan selanjutnya, berapa uang yang akan saya dapatkan ketika masa asuransi berakhir kelak? Biasanya para agen asuransi memberikan ilustrasi pada usia sekian puluh tahun akan keluar dana sekian ratus juta. Sekali lagi, jangan silau oleh ilustrasi yang menayangkan angka berjuta-juta. Angka itu terlihat besar pada saat ini, sementara inflasi terus menggerus nilai uang dan pada saatnya kelak, beberapa puluh tahun dari sekarang, dana sebesar itu sebenarnya tidak terlalu besar.

Penyebabnya, dana itu hanya dikembangkan dengan imbal hasil sebesar 4 persen saja per tahun. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat suku bunga di pasaran. Imbal hasil sebesar itu masih belum dipotong biaya dan pajak.

Di sisi lain, laju inflasi riil mencapai 12 persen. Sehingga nilai tunai asuransi whole life akan tergerus inflasi dan nilainya tidak sebesar ketika ilustrasi disodorkan kepada para calon nasabah. Bisa jadi, ketika polis jatuh tempo, nilai tunai ini menjadi sangat kecil sekali.

Biaya premi yang harus dibayarkan untuk mendapatkan pertanggungan sebesar Rp 1 miliar misalnya, akan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan biaya premi yang harus dibayarkan jika Anda membeli asuransi berjangka. Bagaimana perbedaannya, dapat dilihat pada tulisan mengenai perhitungan premi asuransi.

Asuransi endowment (dwiguna)

Jenis ini bersifat seperti asuransi berjangka juga sebagai tabungan.

Produk ini amat populer sebelum muncul produk unit link. Bentuk asuransi endowment beragam. Selain memiliki nilai tunai, ada juga dana yang dikeluarkan secara berjangka sebelum masa kontrak asuransi berakhir. Dana ini keluar secara berkala misalnya 3 tahun sekali atau 5 tahun sekali. Misalnya seperti asuransi pendidikan yang mengeluarkan dana ketika si anak berusia 5 tahun untuk biaya masuk TK, 7 tahun untuk biaya masuk SD dan seterusnya.

Sayangnya, premi asuransi endowment ini jauh lebih mahal dibandingkan dengan premi asuransi berjangka maupun whole life.

Belakangan, pamor asuransi jenis endowment ini memudar seiring dengan munculnya produk-produk unitlink. Selain itu karena royal memberikan bonus, biaya asuransi endowment justru memberatkan perusahaan asuransi.

SUdahkah anda dan keluarga mengukuti asuransi?

Sumber : Kompas (http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/10/27/11424952/Apa.Saja.Jenis-jenis.Asuransi.Jiwa.3)
Edited by Me

KP Bonus 50$ Periode 3

Agak pusing gan bacanya, hehe.. Lumayan buat nambah pengetahuan.. Thanks gan..
O iya, mau tanya nih, denger - denger kalau ticket pesawat itu otomatis ada asuransinya ya gan? apakah juga termasuk yang asuransi termlife (berjangka) itu.. Soalnya kan cuma sementara, n kalau udah sampe tujuan kan udah selesai tu ticket, maksudnya gk digunain apa-apa lagi...
Thanks gan infonya, nice share..

Maju terus Trader Indonesia ! :49

adzima
12-31-2013, 12:25 PM
bener..pusing bacanya terlalu banyak..bisa di persimpel lagi ngga gan intinya??hehehe....tapi ngga papa lah buat belajar dan wawasan serta pengalaman. terima kasih atas share nya gan..

Lailly
01-14-2014, 11:50 PM
bener..pusing bacanya terlalu banyak..bisa di persimpel lagi ngga gan intinya??hehehe....tapi ngga papa lah buat belajar dan wawasan serta pengalaman. terima kasih atas share nya gan..

iya gan, panjang banget penjelasane.hehe
tapi ane nda pernah ikut asuransi juga, tapi ya bener gan, buat tambah wawasan aja.

moelia
01-16-2014, 01:47 PM
Yang dijelaskan diatas adalah asuransi JIWA...
Jenis lainnya adalah asuransi Kesehatan... untuk mencover biaya2 jika kita sakit dan dirawat dirumah sakit.


Jadi sebelum kita membeli produk asuransi tentukan dulu apa yang kita inginkan..

suwandi.s.sos
01-22-2014, 07:41 PM
bener..pusing bacanya terlalu banyak..bisa di persimpel lagi ngga gan intinya??hehehe....tapi ngga papa lah buat belajar dan wawasan serta pengalaman. terima kasih atas share nya gan..

sama aku juga bro, gak mudeng aku kalau terlalu banyak bahasan akau lebih suka yang simple simple aja, bagaimana kalau dirinkat biar lebih cepat memahaminya gan ? mantap tap artikelnya

khoirudin
02-25-2014, 11:08 AM
bener..pusing bacanya terlalu banyak..bisa di persimpel lagi ngga gan intinya??hehehe....tapi ngga papa lah buat belajar dan wawasan serta pengalaman. terima kasih atas share nya gan..

sama gan ane kira cuma ane doang yang puyeng baca sebanyak itu karena harus dipahami secara mendalam hahaha.

khoirudin
02-25-2014, 11:08 AM
dari semua yang ribet itu mending asuransi kesehatan ajadah yang menjanjikan karena kalo ada apa2 kita gak ribet.

petani forex
02-28-2014, 06:20 PM
saya gak pernah ikut asuransi, itungannya sih kurang menguntungkan juga :) eh tapi makasih dah di sharing ya gan minimal bisa buat nambah pengetahuan kita

khoirudin
03-03-2014, 11:40 AM
kebanyakan cewe yang ngerti macam asuransi gini, kalo bini ane ikut asuransi anak sekolah dari bumiputra haduh :38 ribed tapi gak papa dah itung2 nabung.

cebong
03-07-2014, 08:45 PM
kebanyakan cewe yang ngerti macam asuransi gini, kalo bini ane ikut asuransi anak sekolah dari bumiputra haduh :38 ribed tapi gak papa dah itung2 nabung.

Gak harus cewek juga gan ah, ane juga lumayan mudeng masalah ginian
Intinya kita kayak nabung cuman hasilnya ada tambahan fasilitas,seperti hal2 yang tentu udah kita pernah dengar sebelumnya,

khoirudin
03-08-2014, 09:29 PM
Gak harus cewek juga gan ah, ane juga lumayan mudeng masalah ginian
Intinya kita kayak nabung cuman hasilnya ada tambahan fasilitas,seperti hal2 yang tentu udah kita pernah dengar sebelumnya,

mungkin karena ane terlalu gila forex jadi agak malesgan ngurusin asuransi, apalagi sekarangnih asuransi sejuta umat makin susah setelah BPJS menggusur jamsostek ribet daftarnya.

fandyst
03-09-2014, 01:19 PM
Gak harus cewek juga gan ah, ane juga lumayan mudeng masalah ginian
Intinya kita kayak nabung cuman hasilnya ada tambahan fasilitas,seperti hal2 yang tentu udah kita pernah dengar sebelumnya,

wah bisa tuh gan dijelasin disini, bikin trit sendiri gitu, gimana tentang asuransi itu, kalo ini trit kan cuman mengenal jenis-jenis asuransi doang gitu gak terlalu mendetail...
biar semua temen2 disini penghuni forum familyfx tahu dan mungkin ada yang minat ikut asuransi gitu...

ard1awan
08-12-2014, 11:38 AM
kalo ane suka asuransi berjangka dan biasanya selama periode 1 tahun, jadi jika saya kurang puas saya bisa beralih ke perusahaan asuransi lainnya. Dan saya tidak suka jika asuransi dicampur dengan investasi

ikhwan
09-28-2014, 04:50 AM
Jujur ane sebenarnya tidak paham dengan jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia.hehe
Tapi dengan adanya posting ini ane jadi tau sedik-sedikit tentang asuransi.
Terimakasih infonya gan, sangat membantu buat ane,

adincoi
03-28-2015, 05:30 AM
sama aku juga bro, gak mudeng aku kalau terlalu banyak bahasan akau lebih suka yang simple simple aja, bagaimana kalau dirinkat biar lebih cepat memahaminya gan ? mantap tap artikelnya

adincoi
04-21-2015, 05:26 PM
mungkin karena ane terlalu gila forex jadi agak malesgan ngurusin asuransi, apalagi sekarangnih asuransi sejuta umat makin susah setelah BPJS menggusur jamsostek ribet daftarnya mesti isi ini itu segala

tutorfx
10-15-2015, 11:37 AM
mungkin karena ane terlalu gila forex jadi agak malesgan ngurusin asuransi, apalagi sekarangnih asuransi sejuta umat makin susah setelah BPJS menggusur jamsostek ribet daftarnya mesti isi ini itu segala

sebaiknya kita punya asuransi untuk menjamin masa depan kita, karena kita tidak tahu kapan kita akan sakit maupun meninggal. lebih baik ikut asuransi syariah yang dimana uang perminy akan dikembalikan ke client jika tidak ada klaim

asura.co.id
03-30-2016, 04:15 PM
Jika anda ingin memilih dan membadingkan produk dari perusahaan-perusahaan asuransi yang ada di Indonesia anda bisa mencoba service dari https://www.asura.co.id

dmosss
06-02-2016, 02:09 PM
Perusahaan Asuransi memang mulai banyak gan yang muncul, tapi cari deh yang memang sudah terpercaya oleh masyarakat (udah banyak kasus penipuan mengenai Asuransi soalnya). Keluarga saya sih udah pada punya asuransi masing-masing, tapi kalau saya belum, mau coba deh nanti lumayan buat kedepannya nanti.