PDA

View Full Version : Ternyata kucing mampu mengembangkan vaksin untuk HIV/ AIDS



ultimate
10-08-2013, 07:18 PM
http://s10.postimg.org/xnd0bwvex/Gambar_Kucing_Lucu.jpg



Sebuah laporan terbaru dari Journal of Virology, mengatakan bahwa kucing ternyata mampu mengembangkan vaksin untuk melindungi manusia dari virus HIV/ AIDS.

Secara khusus, para peneliti mengatakan bahwa virus yang sama yang menyebabkan AIDS pada kucing memicu respon kekebalan dalam sel T manusia ketika diperkenalkan dalam darah orang HIV-positif, seperti yang dikutip dari Softpedia (4/10).

"Darah manusia yang terinfeksi HIV menunjukkan respon imun terhadap virus AIDS protein kucing. Ini merupakan sebuah temuan yang mengejutkan dan bisa membantu para ilmuwan menemukan cara untuk mengembangkan vaksin AIDS manusia," ujar peneliti University of Florida.

Meskipun penemuan ini memerlukan penelitian lanjutan, namun para ilmuwan percaya bahwa suatu saat ini hal tersebut pasti bisa dijadikan vaksin untuk manusia yang terinfeksi virus HIV/ AIDS. Ini merupakan suatu penemuan yang tak disangka sangka.

sumber : http://merdeka.com (http://merdeka.xom)

shayanjameel08
10-30-2013, 01:59 PM
So cute lovely cats i had never seen before....

semar trader
11-27-2013, 09:34 AM
test
:p:35:2

semar trader
11-27-2013, 09:36 AM
So cute lovely cats i had never seen before....
hghjjhhgjhg

:45:24

semar trader
11-27-2013, 09:37 AM
tststsdsdfdsf
:23:34

suwandi.s.sos
01-23-2014, 11:32 AM
tststsdsdfdsf
:23:34

perlu di tes kebenaranya, kalau ga di tes bisa bsa membuat orang tambah sakit parah bro

khoirudin
03-04-2014, 02:58 PM
mantap juga ternyata hewan ini tahan penyakit ganas, sama juga dengan binatang reptil juga ya yang tahan penyakit seperti buaya dan ular yang bisa menelan bangkai hidup tanpa terserang penyakit.

suwandi.s.sos
03-29-2014, 08:21 AM
test
:p:35:2

ya perlu uji lab dan tes dahulu baru dpublikasikan denga gencar, perlu uji coba pada manusia yang lebih banyak dalam kurun aku yang agak lama jangan terburu buru

Bolena
07-07-2014, 10:08 AM
ya perlu uji lab dan tes dahulu baru dpublikasikan denga gencar, perlu uji coba pada manusia yang lebih banyak dalam kurun aku yang agak lama jangan terburu buru

nguji cobanya ya ndak langsung sama manusia to om, biasanya dipakai di kelinci atau tikus, karena mereka memiliki karakter sell dan jaringan mamalia tentunya sama ma manusia