Page 1 of 51 12311 ... LastLast
Results 1 to 10 of 509

Thread: Ilmu Penangkal Frustasi buat Trader

  1. #1

    Ilmu Penangkal Frustasi buat Trader

    Sebelumnya mohon maaf kalau postingan saya ini terlalu LEBAY…

    Kembali saya terkenang masa dulu dimana saya baru pertama kali mengenal forex. Saat itu saya seperti menemukan emas di tanah berpasir yang tandus. Semangat mencari uang yang tadinya redup tiba-tiba berubah drastis menjadi berkobar-kobar setelah saya mendapatkan profit yang pertama di forex. Awalnya saya hanya iseng-iseng membeli sebuah buku di Gramedia, judulnya “Cara mudah Memulai Bisnis Forex di Internet dengan US$ 1” karangan bapak Hiqmad Muharman Pilliangsani (sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Hikmad) karena melihat dari judulnya hanya bermodalkan satu dolar maka saya tertarik untuk membelinya. Kemudian tahap demi tahap saya pelajari isinya dan saya coba aplikasikan dengan bertrading real langsung tanpa demo dahulu (saya suka yang instan). Saat itu saya hanya bermodal kira-kira seratus ribu rupiah. Kebetulan hari itu adalah hari jumat minggu pertama dimana berita yang sangat penting diumumkan di sesi amerika sekitar pukul 20.30 wita. Hasilnya membuat saya terkejut, bagaimana tidak, hanya dalam waktu sekitar lima menit saja saya sudah mendapatkan profit tiga ratus ribuan, itu artinya tiga ratus persen dari modal yang saya masukan. Darti situlah saya berfikir bahwa berdagang di forex itu mudah dan sangat besar keuntungannya. Sayapun terbuai …..

    Hari demi hari, bulan demi bulan saya jalani perdagangan ternyata tak semudah yang dibayangkan. Keuntungan dan kerugian datang silih berganti dalam perdagangan dan terkadang memaksa saya untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Saya sering me-review hasil dan mepraktekan teknik-teknik trading yang saya dapatkan di internet namun tetap saja hasilnya untung-rugi, untung-rugi. Hampir saja saya berputus asa dan berniat meninggalkan dunia forex kalau saja saya tidak cepat tersadar akan apa yang telah terjadi. Masih segar dalam ingatan saya malam itu saya duduk menyendiri melamun di tengah kesunyian dan dinginnya udara kalimantan. Mula-mula lamunan saya tidak ber-arah hingga sampailah pada satu titik mengenai perdagangan forex yang saya lakukan. Lalu saya menemukan kata-kata yang selalu saya lewatkan saat saya membaca buku atau artikel-artikel tentang forex yaitu “Jam Terbang”.

    “Jam Terbang” yang dimaksud di sini adalah lamanya waktu terjun di perdagangan forex. Julukan “Expert/Master Trader” ataupun “Trader Sejati” tidak serta merta begitu saja melekat dalam diri seorang trader. Julukan itu diperoleh tentunya setelah sekian lama ia terjun menjadi seorang trader. Walaupun sepuluh dua puluh buku atau artikel forex yang kita baca bisa selesai dalam satu hari belum tentu menjadikan kita Trader Sejati apabila jam terbang kita masih sedikit. Semakin lama jam terbang maka semakin dekat julukan “Trader Sejati”. Mengapa? Karena di dalam proses “jam terbang” kita akan menemukan apa yang disebut dengan “Jati Diri” yang akan membawa kita berdagang secara benar. Di dalam melakukan aktivitas perdagangan real kita akan mengalami keuntungan yang nyata, kerugian yang nyata, kegembiraan yang amat sangat, kesedihan yang amat sangat, merasa beruntung, merasa menyesal, dan lain sebagainya. Pengalaman-pengalaman itu tentunya akan sangat membekas dalam diri kita sehingga dengan sendirinya akan menuntun kita untuk berfikir dan memahami tentang siapa diri kita ? dan bagaimana seharusnya kita?. Kita tidak akan menemukan jati diri di dalam membaca buku-buku ataupun artikel ilmu forex, mereka merupakan alat bantu dalam kita memahami dan melaksanakan aktivitas perdagangan, dan arahannya belum tentu semuanya sesuai bila diterapkan dalam aktivitas perdagangan kita. “Jati diri” hanya dapat ditemukan oleh kita melalui “Jam Terbang”. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jati diri pun berbeda-beda pada tiap orang.

    Itulah sekelumit lamunan yang membawa saya tetap eksis dalam dunia forex sampai sekarang. Memahami “Ilmu Jam Terbang” merupakan obat yang tepat dalam menangkal rasa frustasi dan putus asa akibat kondisi perdagangan yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ingatlah pepatah “kesuksesan ada harganya” dan “kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Dan di dalam Islam dikatakan untuk mencapai syurga kita harus melewati dahulu jembatan Shirathal Mustaqim. Kunci sukses salah satunya adalah Fokus,jadi fokuslah dalam berdagang apapun hasilnya hingga tercapai titik dimana munculnya “Jati Diri” yang akan membawa kemudahan dalam meraih SUKSES..

    Sumber : forex-indo.blogspot

    KPBONUS $50 PERIODE 4

  2. #2
    Anggota MT5 bozZdajjaL's Avatar
    Join Date
    Nov 2013
    Location
    Indonesia
    Posts
    113
    Rep Power
    0
    Ngakak bro, tapi menurut saya emang pengalaman adalah kunci kesuksesan, bagi saya trading di forex itu hanya sekedar untuk bertahan semata, tidak perduli profit kecil/ besar, yang penting rekening tak meledak seperti bom waktu ...


    Day 9 - post 41 : Syarat KP Bonus $50 Periode 5

  3. #3
    jam terbang itu emang perlu untuk menambah pengalaman trading, karena dapat membantu kita mengambil keputusan. jika bermodalkan nekat maka akan mengalami kerugian dan pastinya membuat frustasi.


    Syarat KP Bonus $50 Periode 5

  4. #4
    Quote Originally Posted by yudian View Post
    jam terbang itu emang perlu untuk menambah pengalaman trading, karena dapat membantu kita mengambil keputusan. jika bermodalkan nekat maka akan mengalami kerugian dan pastinya membuat frustasi.


    Syarat KP Bonus $50 Periode 5
    bener bgt mas..jam terbang atau pengalaman memang perlu, lebih banyak jam terbang biasanya emosi lebih terkontrol jika dibandingkan dengan trader2 baru yg gugup akan open posisi dan inginnya trading trus tnpa melihat waktu..hehe

  5. #5
    Anggota Senior zoelina's Avatar
    Join Date
    Feb 2014
    Posts
    519
    Rep Power
    0
    hahahaha...bisa aja gan ente...bgus2 threadnya.. tpi emang benar pengalaman dan jam terbang yang tinggi akan sangat mempengaruhi hasil trading kita, karena setidaknya kita tahu dengan alat bantu apa agar analisa kita terasa pas dengan arah market.

  6. #6
    Quote Originally Posted by MT5 bozZdajjaL View Post
    Ngakak bro, tapi menurut saya emang pengalaman adalah kunci kesuksesan, bagi saya trading di forex itu hanya sekedar untuk bertahan semata, tidak perduli profit kecil/ besar, yang penting rekening tak meledak seperti bom waktu ...


    Day 9 - post 41 : Syarat KP Bonus $50 Periode 5
    Kalau meledaknya jadi besar dan berkali-kali lipat sih mantap bro, tapi kalau meledaknya karena margin call yah lain soal..
    untuk itu ane setuju dengan pendapat ente bahwa bisnis ini tak membutuhkan sprinter, tetapi yang dibutuhkan adalah seorang pelari marathon yang mempunyai daya tahan sampai target tersebut tercapai

  7. #7
    Quote Originally Posted by yudian View Post
    jam terbang itu emang perlu untuk menambah pengalaman trading, karena dapat membantu kita mengambil keputusan. jika bermodalkan nekat maka akan mengalami kerugian dan pastinya membuat frustasi.


    Syarat KP Bonus $50 Periode 5
    nekad biasanya tidak di dukung oleh adanya perencanaan, asal jalan saja tanpa arah dan tujuan yang akan di capai, berharap akan mendapat keuntungan, sependapat gan bahwa nekat akan membwa kita kepada kerugian bukan keuntungan

  8. #8
    Bronze Member ikhwan's Avatar
    Join Date
    Jan 2014
    Posts
    866
    Rep Power
    0
    Quote Originally Posted by kenistaan2 View Post
    Sebelumnya mohon maaf kalau postingan saya ini terlalu LEBAY…

    Kembali saya terkenang masa dulu dimana saya baru pertama kali mengenal forex. Saat itu saya seperti menemukan emas di tanah berpasir yang tandus. Semangat mencari uang yang tadinya redup tiba-tiba berubah drastis menjadi berkobar-kobar setelah saya mendapatkan profit yang pertama di forex. Awalnya saya hanya iseng-iseng membeli sebuah buku di Gramedia, judulnya “Cara mudah Memulai Bisnis Forex di Internet dengan US$ 1” karangan bapak Hiqmad Muharman Pilliangsani (sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Hikmad) karena melihat dari judulnya hanya bermodalkan satu dolar maka saya tertarik untuk membelinya. Kemudian tahap demi tahap saya pelajari isinya dan saya coba aplikasikan dengan bertrading real langsung tanpa demo dahulu (saya suka yang instan). Saat itu saya hanya bermodal kira-kira seratus ribu rupiah. Kebetulan hari itu adalah hari jumat minggu pertama dimana berita yang sangat penting diumumkan di sesi amerika sekitar pukul 20.30 wita. Hasilnya membuat saya terkejut, bagaimana tidak, hanya dalam waktu sekitar lima menit saja saya sudah mendapatkan profit tiga ratus ribuan, itu artinya tiga ratus persen dari modal yang saya masukan. Darti situlah saya berfikir bahwa berdagang di forex itu mudah dan sangat besar keuntungannya. Sayapun terbuai …..

    Hari demi hari, bulan demi bulan saya jalani perdagangan ternyata tak semudah yang dibayangkan. Keuntungan dan kerugian datang silih berganti dalam perdagangan dan terkadang memaksa saya untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Saya sering me-review hasil dan mepraktekan teknik-teknik trading yang saya dapatkan di internet namun tetap saja hasilnya untung-rugi, untung-rugi. Hampir saja saya berputus asa dan berniat meninggalkan dunia forex kalau saja saya tidak cepat tersadar akan apa yang telah terjadi. Masih segar dalam ingatan saya malam itu saya duduk menyendiri melamun di tengah kesunyian dan dinginnya udara kalimantan. Mula-mula lamunan saya tidak ber-arah hingga sampailah pada satu titik mengenai perdagangan forex yang saya lakukan. Lalu saya menemukan kata-kata yang selalu saya lewatkan saat saya membaca buku atau artikel-artikel tentang forex yaitu “Jam Terbang”.

    “Jam Terbang” yang dimaksud di sini adalah lamanya waktu terjun di perdagangan forex. Julukan “Expert/Master Trader” ataupun “Trader Sejati” tidak serta merta begitu saja melekat dalam diri seorang trader. Julukan itu diperoleh tentunya setelah sekian lama ia terjun menjadi seorang trader. Walaupun sepuluh dua puluh buku atau artikel forex yang kita baca bisa selesai dalam satu hari belum tentu menjadikan kita Trader Sejati apabila jam terbang kita masih sedikit. Semakin lama jam terbang maka semakin dekat julukan “Trader Sejati”. Mengapa? Karena di dalam proses “jam terbang” kita akan menemukan apa yang disebut dengan “Jati Diri” yang akan membawa kita berdagang secara benar. Di dalam melakukan aktivitas perdagangan real kita akan mengalami keuntungan yang nyata, kerugian yang nyata, kegembiraan yang amat sangat, kesedihan yang amat sangat, merasa beruntung, merasa menyesal, dan lain sebagainya. Pengalaman-pengalaman itu tentunya akan sangat membekas dalam diri kita sehingga dengan sendirinya akan menuntun kita untuk berfikir dan memahami tentang siapa diri kita ? dan bagaimana seharusnya kita?. Kita tidak akan menemukan jati diri di dalam membaca buku-buku ataupun artikel ilmu forex, mereka merupakan alat bantu dalam kita memahami dan melaksanakan aktivitas perdagangan, dan arahannya belum tentu semuanya sesuai bila diterapkan dalam aktivitas perdagangan kita. “Jati diri” hanya dapat ditemukan oleh kita melalui “Jam Terbang”. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jati diri pun berbeda-beda pada tiap orang.

    Itulah sekelumit lamunan yang membawa saya tetap eksis dalam dunia forex sampai sekarang. Memahami “Ilmu Jam Terbang” merupakan obat yang tepat dalam menangkal rasa frustasi dan putus asa akibat kondisi perdagangan yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ingatlah pepatah “kesuksesan ada harganya” dan “kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Dan di dalam Islam dikatakan untuk mencapai syurga kita harus melewati dahulu jembatan Shirathal Mustaqim. Kunci sukses salah satunya adalah Fokus,jadi fokuslah dalam berdagang apapun hasilnya hingga tercapai titik dimana munculnya “Jati Diri” yang akan membawa kemudahan dalam meraih SUKSES..

    Sumber : forex-indo.blogspot

    KPBONUS $50 PERIODE 4
    Pertama baca posting ini agak bingung soalnya judul agak sulit dicerna juga.hehe
    Tapi setelah baca isinya menarik juga, nice share gan.
    Lanjutkan posting yang menarik.

  9. #9
    Quote Originally Posted by kenistaan2 View Post
    Sebelumnya mohon maaf kalau postingan saya ini terlalu LEBAY…

    Kembali saya terkenang masa dulu dimana saya baru pertama kali mengenal forex. Saat itu saya seperti menemukan emas di tanah berpasir yang tandus. Semangat mencari uang yang tadinya redup tiba-tiba berubah drastis menjadi berkobar-kobar setelah saya mendapatkan profit yang pertama di forex. Awalnya saya hanya iseng-iseng membeli sebuah buku di Gramedia, judulnya “Cara mudah Memulai Bisnis Forex di Internet dengan US$ 1” karangan bapak Hiqmad Muharman Pilliangsani (sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Hikmad) karena melihat dari judulnya hanya bermodalkan satu dolar maka saya tertarik untuk membelinya. Kemudian tahap demi tahap saya pelajari isinya dan saya coba aplikasikan dengan bertrading real langsung tanpa demo dahulu (saya suka yang instan). Saat itu saya hanya bermodal kira-kira seratus ribu rupiah. Kebetulan hari itu adalah hari jumat minggu pertama dimana berita yang sangat penting diumumkan di sesi amerika sekitar pukul 20.30 wita. Hasilnya membuat saya terkejut, bagaimana tidak, hanya dalam waktu sekitar lima menit saja saya sudah mendapatkan profit tiga ratus ribuan, itu artinya tiga ratus persen dari modal yang saya masukan. Darti situlah saya berfikir bahwa berdagang di forex itu mudah dan sangat besar keuntungannya. Sayapun terbuai …..

    Hari demi hari, bulan demi bulan saya jalani perdagangan ternyata tak semudah yang dibayangkan. Keuntungan dan kerugian datang silih berganti dalam perdagangan dan terkadang memaksa saya untuk menghentikan sementara aktivitas perdagangan. Saya sering me-review hasil dan mepraktekan teknik-teknik trading yang saya dapatkan di internet namun tetap saja hasilnya untung-rugi, untung-rugi. Hampir saja saya berputus asa dan berniat meninggalkan dunia forex kalau saja saya tidak cepat tersadar akan apa yang telah terjadi. Masih segar dalam ingatan saya malam itu saya duduk menyendiri melamun di tengah kesunyian dan dinginnya udara kalimantan. Mula-mula lamunan saya tidak ber-arah hingga sampailah pada satu titik mengenai perdagangan forex yang saya lakukan. Lalu saya menemukan kata-kata yang selalu saya lewatkan saat saya membaca buku atau artikel-artikel tentang forex yaitu “Jam Terbang”.

    “Jam Terbang” yang dimaksud di sini adalah lamanya waktu terjun di perdagangan forex. Julukan “Expert/Master Trader” ataupun “Trader Sejati” tidak serta merta begitu saja melekat dalam diri seorang trader. Julukan itu diperoleh tentunya setelah sekian lama ia terjun menjadi seorang trader. Walaupun sepuluh dua puluh buku atau artikel forex yang kita baca bisa selesai dalam satu hari belum tentu menjadikan kita Trader Sejati apabila jam terbang kita masih sedikit. Semakin lama jam terbang maka semakin dekat julukan “Trader Sejati”. Mengapa? Karena di dalam proses “jam terbang” kita akan menemukan apa yang disebut dengan “Jati Diri” yang akan membawa kita berdagang secara benar. Di dalam melakukan aktivitas perdagangan real kita akan mengalami keuntungan yang nyata, kerugian yang nyata, kegembiraan yang amat sangat, kesedihan yang amat sangat, merasa beruntung, merasa menyesal, dan lain sebagainya. Pengalaman-pengalaman itu tentunya akan sangat membekas dalam diri kita sehingga dengan sendirinya akan menuntun kita untuk berfikir dan memahami tentang siapa diri kita ? dan bagaimana seharusnya kita?. Kita tidak akan menemukan jati diri di dalam membaca buku-buku ataupun artikel ilmu forex, mereka merupakan alat bantu dalam kita memahami dan melaksanakan aktivitas perdagangan, dan arahannya belum tentu semuanya sesuai bila diterapkan dalam aktivitas perdagangan kita. “Jati diri” hanya dapat ditemukan oleh kita melalui “Jam Terbang”. Lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai jati diri pun berbeda-beda pada tiap orang.

    Itulah sekelumit lamunan yang membawa saya tetap eksis dalam dunia forex sampai sekarang. Memahami “Ilmu Jam Terbang” merupakan obat yang tepat dalam menangkal rasa frustasi dan putus asa akibat kondisi perdagangan yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ingatlah pepatah “kesuksesan ada harganya” dan “kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Dan di dalam Islam dikatakan untuk mencapai syurga kita harus melewati dahulu jembatan Shirathal Mustaqim. Kunci sukses salah satunya adalah Fokus,jadi fokuslah dalam berdagang apapun hasilnya hingga tercapai titik dimana munculnya “Jati Diri” yang akan membawa kemudahan dalam meraih SUKSES..

    Sumber : forex-indo.blogspot

    KPBONUS $50 PERIODE 4
    Frustasi itu biasanya yang dialami oleh para newbe ketika mereka mengalami MC dan saya juga kadang begitu.hahaha
    Dan saran dalam treat ini sangat bagus menurut saya.
    Apabila frustasi lebih baik berhenti treding dulu.

  10. #10
    ilmu penangkal frustasi ya istighfar aja bro,kita harus ingat selain ilmu dan MM yang baik faktor rejeki berpengaruh dalam trading forex.tapi kalo frustai beneran sih mending gak usah trading forex,karena forex tidak bagus bagi orang yang lemah jantung

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •