Rusia mendesak tindakan darurat untuk menghentikan kekerasan di wilayah timur Ukraina pasca kekalahan pihak separatis di awal pekan. "Tindakan darurat diperlukan untuk menghentikan pertumpahan darah dan memulai dialog," ujar Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov. "Tindakan militer tidak diperlukan." Rusia telah menawarkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah timur Ukraina. Ukraina berterima kasih atas tawaran Rusia namun utarakan tidak memerlukan bantuan tersebut.Ukraina telah mengintensifkan aksi militer di kota Donetsk dan Luhansk yang dikuasai pihak separatis. Presiden Petro Poroshenko telah bersumpah untuk mengakhiri aksi separatis setelah memenangkan pemilu. Pertempuran masih berlangsung antara pihak militer Ukraina dengan separatis namun skalanya tidak sebesar pertempuran pada hari Senin dan Selasa. Di awal pekan, militer Ukraina mengerahkan jet tempur, helikopter perang, dan pasukan payung untuk mengambil alih kembali bandar udara Donets dari tangan separatis. (fr)